Sejarah Singkat Bekam (Hejamah)
Bekam atau hijamah adalah praktik pengobatan tradisional yang berasal dari Timur Tengah dan Asia Barat. Berikut sejarah singkatnya:
Sejarah Awal
1. Peradaban Mesir Kuno (2000 SM) Bekam sudah digunakan sebagai metode pengobatan.
2. Peradaban Yunani Kuno (500 SM) Hippokrates, bapak kedokteran, menggunakan bekam untuk mengobati penyakit.
3. Peradaban Arab (800 M) Bekam menjadi bagian dari pengobatan Islam, dengan nama "hijamah".
4. Abad ke-13 Bekam diperkenalkan ke Eropa oleh dokter Arab, Ibn Sina (Avicenna).
Perkembangan
1. Abad ke-17 Bekam menjadi populer di Eropa, terutama di Inggris dan Perancis.
2. Abad ke-19 Bekam mulai ditinggalkan karena kemajuan kedokteran modern.
3. Abad ke-20 Bekam mengalami revival, terutama di negara-negara Timur Tengah dan Asia.
4. 1990-an Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui bekam sebagai pengobatan komplementer.
Prinsip dan Metode
1. Menggunakan jarum atau alat khusus untuk membuat luka kecil.
2. Mengeluarkan darah "kotor" untuk mengurangi racun.
3. Meningkatkan aliran darah dan mengurangi peradangan.
Manfaat
1. Sunnah nya dapat daya tahan tubuhnya meningkat,
2. Meningkatkan keseimbangan tubuh.
3. Mengobati penyakit seperti migrain, asma, dan arthritis, kolesterol,darah tinggi,susah tidur dan masih banyak yang lainnya.
#Pastikan melakukan terapi bekam dengan praktisi terlatih.sesuai SOP pelaksanaan Terapi bekam
Bekam atau hijamah telah dikenal dan dipraktikkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Berikut beberapa fakta tentang bekam di zaman Nabi:
Dalil dari Al-Qur'an dan Hadits
1. Al-Qur'an Surat Al-A'raf ayat 157: "Dan apabila mereka (Bani Israil) ditimpa penyakit, mereka tidak mau berobat."
2. Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim: Nabi Muhammad SAW bersabda, "Hijamah adalah pengobatan terbaik."
Sejarah Bekam di Zaman Nabi
1. Nabi Muhammad SAW menggunakan bekam sebagai pengobatan (HR. Bukhari dan Muslim).
2. Nabi Muhammad SAW meminta Abu Taybah untuk melakukan bekam padanya (HR. Bukhari).
3. Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa bekam dapat mengobati berbagai penyakit (HR. Muslim).
Cara Bekam di Zaman Nabi
1. Menggunakan alat dari tanduk atau kayu.
2. Membuat sayatan kecil pada kulit.
3. Mengeluarkan darah "kotor".
4. Menggunakan api atau minyak untuk membersihkan luka.
Manfaat Bekam Menurut Nabi
1. Mengobati penyakit kulit.
2. Mengurangi nyeri dan peradangan.
3. Meningkatkan keseimbangan tubuh.
4. Mengobati migrain dan sakit kepala.
Praktisi Bekam di Zaman Nabi
1. Abu Taybah, sahabat Nabi.
2. Ibn Abbas, sahabat Nabi.
3. Al-Harith bin Kaladah, tabib Arab.
Referensi
1. Kitab "Al-Muwatta" oleh Imam Malik.
2. Kitab "Sahih Bukhari" oleh Imam Bukhari.
3. Kitab "Sahih Muslim" oleh Imam Muslim.
4. "Sejarah Kedokteran Islam" oleh Dr. Muhammad Ali Al-Baar.
Comments
Post a Comment